Perkembangan teknologi keuangan telah membuka peluang baru bagi masyarakat untuk mengakses layanan keuangan yang lebih mudah, aman, dan inklusif. Namun, fakta menunjukkan bahwa perempuan masih mengalami hambatan dalam memanfaatkan layanan keuangan digital secara optimal, baik karena keterbatasan literasi keuangan, akses teknologi, maupun faktor sosial-budaya. Kondisi ini mendorong perlunya pendekatan pembelajaran yang tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga berbasis nilai-nilai etis dan kearifan lokal.
Anggota IKAPI No. 034/BAI/2022
Jl. Raya Puri Gading Cluster Palm Blok B-8 Kuta Selatan Jimbaran, Badung, Bali